Merintis Boyolali menjadi Desa Wisata

Rombongan Dinas Pariwisata Saat Mengunjungi Wisata Baru di Desa Boyolali. DINPAR DEMAK

BOYOLALI, Gajah | Desa wisata bisa menjadi titik balik kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan sebanyak 244 desa wisata bersertifikasi menjadi desa wisata mandiri hingga 2024, dengan harapan bisa melebihi target yang direncanakan melihat besarnya potensi desa wisata. Seperti diketahui, terdapat 74 ribu desa di Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, mengatakan bahwa kementeriannya sudah memetakan 1200 potensi desa wisata di Tanah Air yang siap dikembangkan secara berkelanjutan, karena mempunyai nilai kearifan lokal dan budaya yang kuat.

Di Demak ada sebuah desa yang sedang merintis desa wisata. Desa itu bernama Boyolali, terletak di Kecamatan Gajah. Desa Boyolali memiliki kekayaan agrowisata, budidaya jambu madu.

Jambu madu merupakan salah satu jenis jambu air berwarna hijau muda serta mempunyai rasa cenderung manis dan berair. Selain telah adanya agrowisata jambu madu kini Pemerintah Desa Boyolali sedang merintis pembangunan wisata air yang dapat menjadi destinasi wisata termaju di desa tersebut.

Sektor pariwisata di Desa Boyolali tengah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Terlihat di desa tersebut pemerintahnya mulai membangun tempat sebagai destinasi wisata. Sampai sekarang Pemerintah Desa Boyolali terus mendongkrang sektor pariwisata agar bisa menjadi percontohan desa wisata di Demak.

Melihat berbagai potensi yang dimiliki Desa Boyolali, pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Demak antusias memberi dukungan dalam perkembangan desa wisata. Hal ini terlihat dari kunjungan yang dilakukan di Desa Wisata Boyolali, Kamis (1/4/2021).

Hadir di acara kunjungan, Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Ardhinto Prabowo, didampingi Kepala Seksi Kemitraan, Endang Suryaningsih, dengan rekan tim lainnya.

Kedatangan tim dari Dinas Pariwisata Kabupaten Demak disambut hangat oleh Kepala Desa Boyolali, Sunggono. Pertemuan itu bertempat di lokasi petik jambu madu. Tim Dinas Pariwisata Kabupaten Demak tentu memiliki kesempatan untuk merasakan buah khas dari Desa Wisata Boyolali, yaitu buah jambu madu yang masih segar. Teras nikmat untuk dicicipi.

Pertemuan ini menghasilkan kerja sama antara pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Demak dengan Kepala Desa Boyolali. Tentu saja ini hal sangat positif agar Desa Wisata Boyolali bisa berkembang pesat.

Pembangunan Wahana Air

Dinas Pariwisata Kabupaten Demak terus melakukan pemantauan pengembangan desa wisata. Misalnya, langsung terjun melihat kemajuan pembangunan wahana air yang ada di Desa Boyolali. Wahana air Boyolali terdapat patung buaya, yang bertujuan agar patung tersebut bisa menjadi simbol atau ikon dari Desa Boyolali,dan bisa menonjolkan nilai kearifan lokal desa.

Dengan dibangunnya wahana air, diharapkan bisa menarik dan menambah kunjungan wisatawan dari berbagai kalangan, hingga masyarakat luar desa, bahkan lebih-lebih bisa sampai luar kecamatan dan kabupaten. Setelah dibangunnya wisata air ini menambah daftar destinasi wisata yang ada di desa wisata Boyolali.

Ayo datang ke Desa Boyolali.

 

Add Comment