Politeknik Negeri Jakarta dan Universitas Diponegoro Siap Cetak Generasi Unggul Demak

Pemkab Demak saat meresmikan PSDKU dengan pihak PNJ. PNJ

PETENGAN SELATAN, Bintoro | Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) tahun 2021 ini resmi membuka Program Studi di luar Kampus Utama (PSDKU). Acara peresmian dihadiri Bupati Demak Estianah, serta dibuka secara simbolis oleh Wakil Bupati Demak Ali Makhsun. Koordinator PSDKU, Trisyono, menyampaikan salam kepada peserta yang hadir di Pendopo Kabupaten maupun melalui aplikasi zoom.

PSDKU adalah program studi yang dilaksanakan di luar kampus utama atau di daerah lain. Sederhananya, Perguruan Tinggi Negeri (PTN) membuka kampus atau prodi tertentu di luar kota asalnya. Contohnya, Politeknik Negeri Jakarta dan Universitas Diponegoro yang berlokasi di Jakarta dan di Semarang, tapi masing-masing kampus tersebut membuka PSDKU di Demak.

Menurut peraturan Kementerian Ristekdikti, membuka PSDKU berarti membuka prodi yang sebetulnya sudah ada di kampus utama. Contohnya, Undip mempunyai prodi teknik mesin di kampus utama, kemudian membuka prodi yang sama di PSDKU Demak.

Melihat peraturan ini maka perbedaan antara prodi biasa yang berada di kampus utama dengan PSDKU hanya terletak pada lokasinya. Oleh karena itu, PSDKU memiliki kurikulum, metode pengajaran, fasilitas, dan kualitas yang setara dengan prodi di kampus utamanya.

Dibukanya Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Demak, sebagai sebuah upaya antara pihak Pemerintah Kabupaten Demak dan Politeknik Negeri Jakarta, bisa mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul guna membangun Kabupaten Demak.

Pada peresmian yang dilaksanakan dengan hybrid tersebut, Direktur PNJ menyampaikan bahwa pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama sebagai upaya memberikan kesempatan warga Kabupaten Demak dan sekitarnya untuk memiliki akses yang lebih dekat terhadap pendidikan tinggi vokasi.

“Agar lulusannya dapat menjadi SDM unggul, demi membangun Kabupaten Demak,” ujar Zainal, seperti dirilis Politeknik Negeri Jakarta.

Materi Sosialisasi Pendaftaran Mahasiswa Baru PNJ tahun 2021-2022 terkait dengan jalur-jalur penerimaan yang dapat diikuti, termasuk masyarakat demak dan sekitarnya dijelaskan Wakil Direktur Bidang Akademik PNJ, Nunung Martina.

“Program Studi PSDKU tidak memiliki perbedaan dengan program studi yang terlaksana di kampus Jakarta. Seluruh kurikulum dan metode pembelajaran dipersiapkan, sama persis seperti kampus Jakarta. Seluruh kurikulum dan metode pembelajaran dipersiapkan, sama persis seperti Kampus Jakarta. Hanya ada satu perbedaan, pembelajaran dilakukan di luar kampus utama,” ungkap Martina.

Saat memberi sambutan setelah prosesi pemotongan pita bersama Direktur PNJ di Gedung PSDKU, Wakil Bupati menyampaikan keinginannya.

“Program-program studi hasil kerja sama ini mengadopsi kurikulum PNJ yang sudah terakreditasi. Dengan demikian diharapkan mampu menjadi magnet penarik masyarakat Demak untuk kuliah,” tutur Wabup.

Kerja sama tersebut, lanjut Ali Makhsun, juga sebuah pergerakan positif yang sangat membanggakan. Karena, menjadi kebutuhan masyarakat sekaligus dapat menjadi pilihan pendidikan bagi masyarakat Demak.

“Selain itu, saya yakin lulusan pasti akan terserap. Karena mahasiswa PSDKU juga wajib melaksanakan magang selama satu semester di perusahaan, terlebih dengan dukungan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) wilayah Demak,” pungkas Ali Makhsun.

Tidak hanya PNJ yang melakukan PSDKU di Kabupaten Demak, Universitas Diponegoro juga sedang melakukan PSDKU. Hal itu disampaikan langsung oleh Rektor Undip Yos Johan Utama memastikan akan membuka dua program studi (prodi) di Undip kampus Demak pada tahun ajaran baru 2018/2019

Undip akan membuka dua program studi, yaitu Akuntansi dan Teknik Mesin. Penerimaan mahasiswa baru tahun pertama akan berlangsung pada pertengahan Agustus mendatang melalui seleksi penerimaan mahasiswa vokasi secara online.

“Masing-masing prodi menerima 60 mahasiswa, sehingga di dua prodi tersebut terdapat 120 mahasiswa,” kata Yos Johan Utama, seperti diberitakan laman resmi Universitas Diponegoro.

Sebagai kampus yang bertujuan melahirkan sarjana berkualitas, dua prodi tersebut akan dilengkapi dengan sarana penunjang yang memadai.

“Khusus mahasiswa teknik mesin nantinya akan menggunakan tempat latihan di Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemkab. Di sana perlengkapannya sudah mendukung, tinggal kurikulum untuk mahasiswa disesuaikan dengan kurikulum Undip,” ucapnya.

Dari kuota 120 mahasiswa, pihaknya memberi peluang beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Beasiswa dapat diterima pula oleh mahasiswa yang hafiz Al-Quran minimal 20 juz.

Keberadaan Undip Demak diyakini akan mendorong kemajuan SDM dan perkembangan pembangunan daerah, mengingat aspek pendidikan mempunyai pengaruh dominan dalam memacu kemajuan.

Pihak Undip juga menambahkan, tahun mendatang Undip berencana menambah jumlah prodi yang dibuka di kota wali.

Politeknik Negeri Jakarta Buka dengan Dua Program Studi Pilihan

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Akademik dan Kemahasiswaan PNJ, Mulyo Utomo, mengungkapkan, sesuai kebijakan dari pusat, pada 2020, seluruh Akademi Komunitas Negeri (AKN) di Indonesia sudah ditutup dan diganti dengan PSDKU. Di Demak sendiri ada dua program lanjutan yang akan di adopsi menjadi PSKDU, yakni D4 atau sarjana terapan MICE (Pariwisata) dan D3 Teknik Mesin.

“Nantinya ada dua program yang diadopsi dari AKN, yaitu D4 Jurusan Pariwisata dan D3 Jurusan Teknik Mesin,” terang Mulyo.

Ia memastikan, PSDKU PNJ sama dengan kuliah PNJ langsung, baik dari segi kurikulum maupun perangkatnya.

Add Comment